Apa Kompetensi Diri Anda?

Masih semangat kerja, Sobat Gawe? Atau sedang merasa bahwa pekerjaan yang sekarang dijalani tidak sesuai dengan kemampuan yang dimiliki? Hmm, mungkin Sobat Gawe harus memahami terlebih dulu apa kompetensi yang dimiliki Sobat Gawe. Pas sekali karena kali ini Minke akan membahas sedikit mengenai cara memahami kompetensi diri. Hal ini penting ya karena dengan tahu apa kompetensi diri masing-masing, maka tidak akan ada kejadian seperti : salah mendaftar pekerjaan, salah masuk jurusan perkuliahan, atau salah memilih bidang pekerjaan. Sebenarnya, kompetensi diri adalah istilah yang selama ini kita kenal dengan bakat. Bakat adalah kemampuan bawaan berupa potensi yang masih perlu dikembangkan. Bakat ini perlu ditunjang dengan minat, latihan, pengetahuan dan pengalaman. Minat sendiri merupakan suatu proses pengembangan dalam mencampurkan seluruh kemampuan yang ada untuk mengarahkan individu kepada suatu kegiatan yang diminatinya. Tanpa adanya minat, maka bakat akan sulit dikembangkan.

Pengembangan bakat dan minat ini dipengaruhi oleh faktor dari dalam seperti kondisi bawaan/genetik, dimana hal ini sulit untuk dikoreksi serta faktor kepribadian. Sedangkan faktor dari luar yaitu kondisi lingkungan sekitar, apakah mendukung atau tidak dalam pengembangan bakat dan minat.

Nah, untuk mengembangkan minat dan bakat, tidak boleh hanya karena ikut-ikut ya, Sobat Gawe. Karena bakat setiap orang berbeda, jadi jangan karena hanya sedang tren maka Sobat Gawe asal ikut saja tanpa menyadari kemampuan diri sendiri. Selain itu, pikiran yang terlalu dangkal akan sebuah pekerjaan juga membuat motivasi kita kurang kuat dalam menjalani pekerjaan tersebut. Contohnya, ingin menjadi pemandu wisata atau sekolah pariwisata hanya karena bisa jalan-jalan. Hmm, motivasi yang salah ya, Sobat Gawe.

Lalu, bagaimana cara agar kita mengetahui kompetensi diri? Banyak sekali di antara kita bahkan tidak menyadari bakat atau kompetensi yang kita punya. Nah, ini beberapa tips yang Minke himpun :

  • Temukan hal yang disuka dan diprioritaskan
  • Cari hal yang bisa dikerjakan
  • Tanyakan ke orang lain seberapa besar usaha yang sudah Anda lakukan
  • Hal yang sering dibicarakan : jika Anda mengatakan berulang-ulang, maka hal tsb adalah hal yang disukai
  • Amati hobi
  • Cari pengalaman
  • Ikuti tes bakat
  • Cari poin plus pada diri Anda
  • Latih terus hal yang disukai
  • Ketahui hal yang tidak Anda sukai
  • Dengarkan kritikan
  • Bandingkan dengan orang lain
  • Lihat kemampuan orang lain
  • Sering lakukan hal baru/cari pengalaman baru
  • Jangan pernah menyerah

Nah, itu tadi beberapa sedikit penjelasan dari Minke tentang memahami kompetensi diri. Semoga tidak ada lagi di antara Sobat Gawe yang merasa ‘salah pekerjaan’ atau ‘salah masuk jurusan’. Salah-salah jika hal ini diteruskan, justru kemampuan Sobat Gawe tidak akan berkembang. Sudah capek kerja, yang didapat hanya rutinitas semata tanpa pengembangan potensi. Sayang sekali, bukan?

 

Bagikan artikel ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial