Gaji Bulanan Tak Bersisa? Lakukan Rahasia Ini

Bagi sebagian besar karyawan, tanggal 25 ibarat matahari yang bersinar cerah di pagi hari. Penuh senyuman. Terutama ketika melihat saldo di rekening sudah kembali terisi. Hari-hari yang sebelumnya sendu berubah menjadi merdu.

Tapi apa jadinya ya jika setiap bulan gaji kamu tidak pernah bersisa? Bahkan bukan sekali dua kali harus malah harus nombok bin ngutang. Pasti ada yang salah dalam cara mengelola gaji. Karena jika tidak dikelola dan diatur dengan baik, gaji sebanyak apa pun pasti habis tak bersisa.

Gaji Bulanan Tak Bersisa? Lakukan Rahasia Ini…

Menabung di Awal Gajian

Banyak yang berpikir menyisihkan gaji untuk menabung dilakukan setelah membayar tagihan rutin dan keperluan lainnya. Kebiasaan ini lah yang akan membuat gaji tidak akan pernah bersisa. Karena setelah dipakai untuk membayar banyak hal, sudah tidak akan ada lagi yang tersisa untuk ditabung.

Karena itu disiplinkan diri untuk langsung menyisihkan ke tabungan di awal menerima gaji. Persentase idealnya yang ditabung berkisar 20-25 persen dari total gaji. Semakin besar akan semakin baik. Tapi jika belum “rela” menabung sebesar itu, boleh kok memulainya dengan 10 persen. Tapi ingat, itu batas minimal ya.

Dengan menabung di awal gajian kita bisa punya cadangan uang ketika mengalami kondisi darurat. Seperti tiba-tiba mengalami sakit atau kebutuhan dadakan lainnya yang tidak masuk dalam rencana keuangan bulananmu.

Harap perhatikan, jangan ambil dana tabungan untuk memenuhi kebutuhan reguler!  Tabungan hanya bisa dipakai dalam kondisi darurat saja.

Berhemat Melalui Rencana Keuangan

Rencana keuangan membantu kalian dalam menjaga gaji bulanan tidak habis tanpa kejelasan. Catat semua pengeluaran rutin. Terutama kebutuhan-kebutuhan penting selama satu bulan ke depan.

Catatlah kebutuhan yang penting saja. Karena rencana keuangan disusun untuk itu. Bukan untuk memenuhi kebutuhan tidak penting atau hura-hura. Rencana keuangan dibuat untuk menolong kamu agar tidak konsumtif.

Pastikan semua rencana keuangan yang telah disusun dijalankan dengan baik. Jangan sampai hanya menjadi sebuah catatan usang yang dibuat untuk kemudian dibuang, karena kamu tidak bisa disiplin menjalankan rencana.

Untuk itu kedisiplinan adalah harga mati bagi kalian yang ingin gajinya bersisa di akhir bulan. Tanpa disiplin yang tinggi, semua rencana hanyalah omong kosong. Perilaku inilah  yang akhirnya hanya membuat ketergantungan kepada gaji sangat tinggi. Padahal uang gaji hanya muncul sebulan sekali.

Lakukan Investasi

Siapa bilang investasi hanya bisa dilakukan oleh mereka yang bergaji besar? Saat ini ada banyak instrumen investasi yang bisa dilakukan oleh masyarakat biasa. Seperti halnya reksadana yang sudah bisa dimulai dengan uang 100 ribu rupiah saja.

Investasi reksadana memang bukanlah proyek jangka pendek. Hasilnya baru bisa dituai setelah sekian bulan atau sekian tahun. Dengan melakukan investasi semacam ini, kamu setidaknya sudah tahu bahwa sisa uang gaji yang diterima bakal berkembang di kemudian hari.

Boleh juga dengan melakukan invetasi emas atau logam mulia. Saat ini juga sudah banyak lembaga keuangan yang membantu masyarakat untuk bisa memiliki emas dengan cara mencicil. Berat emas dan cicilannya pun bervariasi, minimal 5 gram. Bisa mulai dicicil dengan 50 ribu rupiah saja.

Masukkan program investasi dalam rencana keuangan bulanan agar kamu tidak lagi melihat uang gajian habis tanpa kejelasan.

Nah, sudah mendapat inspirasi agar uang gajian bulanan masih bersisa? Lakukan dengan penuh kedisiplinan agar kelak kalian bisa memetik buah yang manis dari jerih payah tersebut.

Baca juga: Nikmati Tanggal Tua, Dompet Tetap Aman

Bagikan artikel ini

2 thoughts on “Gaji Bulanan Tak Bersisa? Lakukan Rahasia Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial