Messenger, Tidak Hanya Si Pengantar Barang

Halo, Sobat Gawe! Setelah dua hari berturut-turut Minke bagikan informasi tentang Asian Games, kali ini Minke kembali ke topik dunia kerja, ya. Kali ini Minke akan menjelaskan tentang messenger. Hmm, ada  yang sudah paham mengenai messenger yang Minke maksud?

Messenger dalam setting lingkungan kantor ini biasa disebut juga kurir. Usut punya usut, ternyata kata ‘kurir’ ini berasal dari bahasa Yunani curere yang artinya ‘lari’. Secara istilah, kurir atau messenger diartikan sebagai seseorang yang menjalankan aktivitas pengiriman barang. Di era menjamurnya bermacam online shop seperti sekarang ini atau bahasa kerennya adalah e-commerce, tentu saja pekerjaan ini sangat amat dibutuhkan ya, Sobat Gawe.

Ngomong-ngomong soal kurir, kira-kira pekerjaan seperti apa yang ada di benak Sobat Gawe? Petugas pengantar barang? Hmm, ternyata ‘mengantar barang’ ini tidak semudah yang kita bayangkan lho, Sobat Gawe. Ada beberapa kriteria yang sebaiknya dijalankan agar pekerjaan ini bisa terlaksana dengan baik. Berikut ini gambaran job description seorang messenger office :

  • Mengirim barang tepat waktu
  • Memastikan barang yang diterima oleh konsumen atau pelanggan dalam keadaan baik dan tidak rusak
  • Menjaga kerahasiaan barang dan menjaga serta menjaga keamanan dokumen
  • Mengecek terlebih dahulu barang yang akan dikirimkan kepada konsumen agar terjadi kesalahan pengiriman barang
  • Membantu mengecek dan mengemasi barang agar layak antar dan tidak rusak
  • Membantu mengecek stok barang yang ada
  • Menjaga hubungan baik dengan pelanggan
  • Membuat laporan harian mengenai barang yang terkirim dan diterima konsumen
  • Mengambil barang atau dokumen dari konsumen
  • Mengirim cek giro à mengirim cek untuk di cairkan melalui bank – bank. Biasanya cek giro ini berisi transaksi lebih dari 50jt jadi transaksi tidak bisa sembarangan,jadi butuh orang kepercayaan
  • Mengantar dan pengambilan dokumen perusahaanà membawa surat surat atau berkas berkas yang sangatlah penting bagi perusahaan nya berupa: Akte  perusahaan, sertifikat – sertifikat asli perusahaan, serta dokumen penting lainnya.
  • Mengambil dokumen atau rekening koran(bukti transaksi pengeluaran dari perusahaan)
  • Perpanjangan perizinan à mengirim berkas-berkas yang berhubungan dengan peizinan saja atau pembayaran uang perijinan

Wah, ternyata cukup detail ya gambaran pekerjaan seorang messenger itu. Tidak hanya mengantar barang seperti yang kita kira selama ini. Meskipun pekerjaan ini memiliki berbagai risiko seperti terhambatnya proses akibat cuaca (hujan/panas), kondisi jalan yang tidak menentu seperti kemacetan, dan seringkali dikejar waktu, namun seorang kurir atau messenger ternyata juga diuntungkan dari banyaknya relasi yang mereka bangun dengan orang lain. Selain itu, pekerjaan luar ruangan seperti ini dapat mengurangi stres dan kejenuhan karena tidak harus berada di kantor. Selain itu, seorang messenger akan memiliki pengalaman dalam berhubungan dengan banyak orang, bahkan instansi-instansi penting.  Cukup menarik ya, Sobat Gawe. Ada yang tertarik menjadi messenger?

Bagikan artikel ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial