Tahapan Jitu Memikat HRD Melalui CV yang Menarik

CV atau daftar riwayat hidup merupakan salah satu daya tarik pelamar kerja yang terangkum dalam dokumen untuk memikat si pemberi kerja/HRD. Hal yang pertama kali dilakukan oleh HRD dalam proses rekrutmen adalah mengecek CV kamu. Bila CV kamu menarik, maka peluang kamu dipanggil untuk proses selanjutnya semakin besar! Nah, penting banget nih bagi sobat GAWE untuk tahu tahapan jitu memikat HRD melalui CV yang menarik!

Yuk, simak tahapan jitu memikat HRD melalui CV yang menarik di bawah ini :

1. Ketahui isi CV yang baik

Sebelum membahas bagaimana membuat CV yang baik, kamu harus tahu terlebih dahulu isi CV yang baik itu seperti apa. Hal ini juga berlaku untuk kamu yang sudah berpengalaman ataupun kamu yang baru lulus sekolah / kuliah. Sebuah CV yang baik minimal harus mempunyai 5 poin penting, berikut poin-poin yang harus ada dalam sebuah CV yang baik:

  • Identitas Diri
    Ini merupakan poin utama yang harus ada di dalam sebuah CV, kamu harus mencantumkan nama lengkap, alamat tempat tinggal kamu saat ini, nomor telepon, dan alamat email aktif kamu.
  • Pendidikan
    Poin kedua yang harus ada di dalam CV adalah pendidikan formal. Kamu harus mencantumkan nama sekolah/universitas, jurusan, tahun masuk, tahun lulus, dan nilai akhir.
  • Pengalaman Kerja
    Bila kamu sudah mempunyai pengalaman kerja sebelumnya, maka kamu wajib mencantumkannya di CV kamu. Dimulai dari nama perusahaan, jabatan, periode bekerja, dan rincian pekerjaan kamu.
  • Keterampilan
    Tulis semua keterampilan yang kamu miliki untuk memikat HRD, tetapi jangan sampai berlebihan. Beberapa keterampilan, seperti keahlian komputer, soft skill, bahasa, proyek dan sertifikasi yang sudah kamu ikuti wajib dicantumkan di CV kamu
  • Informasi tambahan
    Poin terakhir ini merupakan opsi tambahan untuk CV kamu. Bila kamu mempunyai kelebihan, yaitu hobi, sifat, dan referensi yang berhubungan dengan pekerjaan yang kamu lamar, maka kamu bisa mencantumkannya di CV kamu.
2. Buat desain yang menarik tapi tidak berlebihan

Sebuah CV yang baik adalah CV yang mempunyai desain yang menarik, tetapi tidak berlebihan sehingga tidak membingungkan si pembaca. Banyak CV  yang mempunyai desainbagus, tetapi tulisannya sulit dibaca ataupun terlalu banyak gambar dan warna sehingga memusingkan HRD.
Sebagai inspirasi, kamu bisa mencari desain yang unik dan menarik dengan melakukan pencarian di internet dengan kata kunci “Desain CV” dan sebagainya. Dari sekian banyak desain CV yang kamu temukan di internet, pilihlah desain yang memiliki tampilan sederhana, memiliki kombinasi warna yang sesuai, dan menggunakan simbol-simbol yang mudah dipahami.

Jangan sampai HRD kebingungan membaca CV kamu karena desainnya yang terlalu rumit. Ingat, sesuatu yang berlebihan itu tidak baik bukan? Hal ini juga berlaku untuk CV yang kamu buat.

3. Buat CV kamu

Setelah kamu mengetahui informasi atau poin penting yang harus ada di CV kamu dan sudah memilih desain yang cocok dan sesuai dengan dirimu, maka tahapan selanjutnya adalah mulai membuat CV kamu dengan singkat dan jelas.

  • Pilih bahasa CV yang sesuai dengan kemampuan kamu
    Normalnya, CV yang baik itu menggunakan bahasa Indonesia atau Inggris. Pilihlah bahasa yang sesuai kemampuan kamu. Jangan memaksakan menggunakan bahasa asing, tetapi kamu tidak menguasainya. Bila mengharuskan CV kamu menggunakan bahasa asing, mintalah bantuan dengan teman kamu yang menguasainya.
  • Tuliskan identitas diri di bagian paling atas
    Bagian pertama yang harus kamu tulis pada bagian atas CV kamu adalah nama lengkap, alamat tempat tinggal, nomor telepon, dan alamat email aktif kamu. Cantumkan juga informasi tambahan seperti umur, jenis kelamin, agama, status, tinggi, dan berat badan kamu. Jangan lupa juga sertakan foto terbaru kamu. Jangan gunakan foto yang asal-asalan, ya! Sebaiknya gunakan pakaian formal, namun santai untuk foto supaya lebih sopan dan jangan terlalu kaku.
  •  Tuliskan pendidikan terakhir kamu
    Supaya CV kamu singkat dan jelas, sebaiknya CV yang kamu buat hanya mencantumkan jenjang pendidikan terakhir saja. Cukup tuliskan 1 atau 2 pendidikan terakhir, kamu tidak perlu mencantumkan pendidikan TK atau SD kamu.
    Biasanya, HRD hanya melihat pendidikan terakhir kamu saja. Jadi, daripada buang-buang kertas lebih baik tulis pendidikan terakhir kamu saja.
  • Tuliskan pengalaman kerja kamu di atas 6 bulan
    Setelah pendidikan terakhir, urutan selanjutnya adalah pengalaman kerja kamu. Karena beberapa pekerjaan mengharuskan kamu mempunyai pengalaman yang sama dengan pekerjaan tersebut. Tulislah dengan bahasa yang menarik dan tidak membosankan. Dimulai dari pengalaman kerja terlama sampai yang terbaru.
    Jangan pernah mencantumkan pengalaman kerja kamu yang hanya sebentar, yaitu di bawah 6 bulan. Karena itu membuat kamu terlihat seperti kutu loncat, yaitu orang yang tidak betah bekerja di bawah tekanan di perusahaan yang lama. Hal ini bukannya positif, tetapi bisa menjadi boomerang untuk kamu.
  • Tuliskan keterampilan dan informasi tambahan dengan menarik
    Ada beberapa keterampilan seperti keahlian komputer, soft skill, bahasa, proyek dan sertifikasi. Tulis keterampilan tersebut secara terpisah, namun jangan sampai memenuhi CV kamu. Untuk menarik HRD, maka buatlah keterampilan tidak hanya dengan paragraf, tetapi kamu bisa membuat diagram, grafik atau rating untuk menjabarkan keterampilan kamu. Jangan lupa cantumkan informasi tambahan seperti hobi, sifat, dan referensi sebagai pemanis tambahan CV kamu.
4. Baca kembali CV yang telah dibuat

Tahapan selanjutnya yang harus kamu lakukan adalah membaca kembali CV kamu. Jangan pernah menggampangkan bagian ini. Dengan me-review kembali CV yang kamu buat, kamu dapat mengoreksi CV yang telah kamu buat jika ada kesalahan.

  • Perbaiki bahasa yang ditulis dalam CV
    Perhatikan tata bahasa dan ejaan dari setiap kata yang telah kamu tuliskan di dalam CV kamu. Jangan sekali-kali kamu menggunakan bahasa gaul yang hanya kamu sendiri yang mengerti bahasa tersebut. Selalu gunakan tata bahasa yang baik dan benar serta bahasa yang baku.
  • Buat paragraf menjadi poin singkat
    Jangan pernah menulis CV dengan paragraf yang panjang dan bertele-tele. Gunakan poin-poin singkat dan mudah dipahami daripada kalimat panjang yang membuat malas pembaca. Bila ada paragraf panjang dan bertele-tele dalam CV-mu, sebaiknya ubah menjadi poin yang lebih singkat.
  • Baca CV seolah kamu adalah seorang pembaca / HRD
    Sekarang saatnya ambil CV kamu dan bacalah seolah kamu adalah orang yang akan melakukan rekrutmen terhadap pelamar. Nilai CV kamu dengan benar dan jujur, tulis kekurangan apa yang ada dan poin apa yang harus kamu perbaiki untuk CV kamu.

 

Nah, demikian tahapan jitu memikat HRD melalui CV yang menarik. Semoga membantu sobat GAWE dalam membuat CV yang menarik bagi HRD! Bagi sobat GAWE yang sedang mencari kerja, yuk kirimkan juga CV kamu disini. Ada banyak lowongan pekerjaan setiap harinya, lho!

 

(ARH)

Bagikan artikel ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social media & sharing icons powered by UltimatelySocial